Prediksi 2 Januari 2020, Manchester City Vs Everton

Pada pekan ke-21 Premier League 2019/2020, Kamis (02/12/2020), Manchester City dipastikan menjamu Everton di Etihad Stadion. Laga ini ajang pertemuan kembali antara Josep Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti, laga ini pun menjadi ajang Guardiola untuk membalas kekalahan terakhirnya.

Pep Guardiola diketahui telah berhadapan dengan Carlo Ancelotti sebanyak dua kali, dan dalam pertemuan ini selalu diraih dengan kekalahan. Dua laga ini pada dua leg babak semifinal Liga Champions 2013/14, ketika Guardiola menangani Bayern Munchen, dan Ancelotti menangani Real Madrid. Guardiola kalah 0-1 (tandang) dan 0-4 (kandang).

Pertemuan kembali dengan Carlo Ancelotti, tentunya Pep Guardiola berniat untuk memperbaiki catatan tersebut. Selain itu pun, Guadiola perlu meraih kemenangan demi menjaga jarak poin dengan Liverpool yang kini nyaman berada di posisi puncak klasemen EPL.

Manchester City sendiri kembali dalam performa bagus, hal ini terlihat dimana mereka berhasil mengalahkan Sheffield United 2-0 di Etihad Stadium, Senin (30/12/2019). Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero menjadi pencetak dalam kemenangan 2-0 timnya.

Meskipun begitu, Manchester City dipastikan akan kesulitan untuk bisa meraih kemenangan. Hal ini tak terlepas dari performa Everton yang kembali bagus, atau sejak ditunjuknya Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru tim.

Dua kemenangan telah berhasil diraih oleh Everton sejak ditangani oleh Carlo Ancelotti. Laga Burnley menjadi kemenangan perdana Carlo Ancelotti, kemudian diraih kembali saat menghadapi Newcastle United.

Pada pertemuan pertama di Premier League musim ini, Everton yang masih dilatih Marco Silva ditekuk City 1-3 di Goodison Park. Kali ini, bersama Ancelotti, mampukah The Toffees meraih hasil yang lebih baik di markas lawan?

Perkiraan susunan pemain Manchester City

(4-3-3): Ederson; Walker, Otamendi, Fernandinho, Mendy; De Bruyne, Rodrigo, Foden; Mahrez, Aguero, Sterling.

Pelatih : Josep Pep Guardiola

(4-4-2): Pickford; Coleman, Keane, Holgate, Digne; Sidibe, Sigurdsson, Delph, Bernard; Calvert-Lewin, Richarlison.

Pelatih : Carlo Ancelotti.
15.12.18 PL Manchester City 3 : 1 Everton
31.03.18 PL Everton 1 : 3 Manchester City
22.08.17 PL Manchester City 1 : 1 Everton
15.01.17 PL Everton 4 : 0 Manchester City
15.10.16 PL Manchester City 1 : 1 Everton

5 Pertandingan Terakhir City (M-M-M-K-M)

15-12-2019 Arsenal 0-3 City (EPL)
19-12-2019 Oxford 1-3 City (Carabao Cup)
22-12-2019 City 3-1 Leicester (EPL)
28-12-2019 Wolverhampton 3-2 City (EPL)
30-12-2019 City 2-0 Sheffield (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Everton (S-S-S-M-M)

15-12-2019 MU 1-1 Everton (EPL)
19-12-2019 Everton 2-2 Leicester (Carabao Cup)
21-12-2019 Everton 0-0 Arsenal (EPL)
26-12-2019 Everton 1-0 Burnley (EPL)
28-12-2019 Newcastle 1-2 Everton (EPL)

Prediksi pertemuan ini, Manchester City 1-1 Everton

AC Milan dan Zlatan Ibrahimovic Kembali Bereuni

Spekulasi terkait masa depan dari Zlatan Ibrahimovic telah terjawab, secara resmi dirinya kembali bergabung bersama AC Milan di awal musim depan. Dengan kembali bergabungnya penyerang berusia 38 tahun ini, bisa dikatakan menjadi reuni kedua bersama I Rossoneri.

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic ke AC Milan, sejatinya sudah beberapa pekan lalu berhembus kencang. Bahkan penyerang veteran ini sempat memberikan isyarat akan bergabungnya ke I Rossoneri melalui akun medsosnya.

Zlatan Ibrahimovic memang sempat berstatus bebas agen usai kontraknya berakhir bersama LA Galaxy, di akhir musim ini. Sempat dispekulasikan dengan sejumlah tim-tim Eropa, namun pada akhirnya dirinya memilih bergabung bersama AC Milan.

Sementara AC Milan secara resmi telah mengumumkan terkait bergabungnya Zlatan Ibrahimovic. Penyerang berusia 38 tahun ini, resmi dikontrak hingga akhir musim kompetisi dan disertai opsi perpanjangan kontrak selama satu musim.

Meskipun, pihak manajemen klub tidak menjelaskan dengan detail terkait kesepakatan kontrak ini. Namun diyakini jika kontrak Ibrahimovic bernilai 3,5 juta euro untuk periode enam bulan..

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic, kini hanya menunggu hasil tes medis dan proses administrasi. Rencana nya, pemain berusia 38 tahun ini akan tiba di Milan pada kamis, 2 Januari 2020 nanti.

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic, juga menjadi solusi bagi lini depan AC Milan yang kurang produktif. Sementara kehadiran nya pun, agar bisa menjadi mentor bagi pemain muda lain terutama Krzysztof Piatek.

Liverpool Pakai Emblem Juara Piala Dunia Antarklub di EPL

Liverpool memastikan diri untuk menggunakan logo juara piala dunia antarklub pada kompetisi Premier League di musim ini. Namun tim skuat besutan dari Jurgen Klopp hanya diperbolehkan menggunakan emblem ini, hanya sekali saja dalam sebuah pertandingan.

Liverpool diketahui, merupakan tim yang berhasil menjadi jawara dalam pagelaran Piala Dunia Antarklub 2019 ini. Keberhasilan ini setelah The Reds menaklukan Flamengo, pada babak final tersebut.

Namun kemenangan ini sendiri, diraih dengan susah payah oleh Liverpool. Pasalnya sepanjang 90 menit laga kedua tim hanya bermain imbang, sebelum Roberto Firmino menjadi penentu kemenangan atas The Reds.

Trofi piala dunia antarklub pun, bisa dikatakan menjadi piala pertama bagi Liverpool. The Reds sempat gagal untuk meraihnya pada tahun 2005 silam, setelah takluk ditangan Sao Paolo pada partai final.

Sebagai jawara baru, Liverpool memiliki hak untuk mengenakan emblem emas sebagai tanda tim yang telah meraih piala dunia antarklub. Emblem ini sendiri berasal dari pihak federasi sepakbola tertinggi di dunia atau FIFA.

Liverpool pun bisa mengenakan rencana logo ini, pada kompetisi Liga Champions. Bahkan, klub asal Merseyside ini juga mendapatkan tengat waktu menggunakan hingga ada juara baru di piala dunia antarklub.

Meskipun begitu, di Premier League tidak bisa terus digunakan karena aturan regulasi tertentu. Diketahui bahwa semua klub diwajibkan untuk mengajukan permohonan sebelum emblem terpasang pada jersey tim.

Liverpool dikabarkan bisa menggunakan logo ini pada satu pertandingan Premier League. menurut kabar dari The Telegraph, mengklaim jika The Reds diberikan izin sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan meraih piala dunia antarklub musim 2019/2020.

Sementara logo juara piala dunia antarklub, belum dipastikan akan digunakan Liverpool dalam pertandingan Premier League yang mana. Namun kemungkinan akan diterjadi saat menghadapi Leicester City, di laga Boxing Day, Jumat (27/12/2019).

Latih Everton, Bukti Ancelotti Tak Selalu Latih Tim Besar

Bergabungnya Carlo Ancelotti bersama Everton, juga ingin menepis anggapan jika dirinya hanya ingin melatih tim besar saja. Keinginan nya untuk bergabung dengan klub asal MMerseyside terjadi, karena proyek jangka panjang klub.

Everton resmi menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih pengganti dari Marco Silva yang dipecat pada Desember kemarin. Penunjukkan pelatih berusia 60 tahun ini cukup mengejutkan mengingat reputasi kepelatihan nya selama ini.

Dalam 20 tahun karier profesionalnya sebagai pelatih, dirinya terkenal akan reputasi sebagai juru taktik tim-tim besar. Sementara bergabungnya pelatih asal Italia ini bersama Everton sangat menghebohkan, pasalnya klub asal Premier League ini bukan klub yang besar dan minim prestasi.

Namun Carlo Ancelotti akhirnya menjawab keputusan nya, yang memilih gabung bersama Everton. Selain karena sejarah panjang klub, juga proyek jangka panjang klub yang sesuai dengan keinginan Ancelotti juga.

“Saya disini, juga karena sejarah yang dimiliki klub. Meskipun memang benar jika mereka selalu melihat saya melatih tim besar,”ungkap dari eks pelatih Chelsea itu.

“Mereka (Everton) sedang melakukan proyek besar. Hal dari ini juga yang akhirnya menarik saya untuk bergabung dengan mereka,”tambahnya lagi.

“Jadi tidak benar juga jika saya hanya memilih tim-tim besar, saya pernah beberapa kali melatih tim-tim dengan kualitas sedang saja. Saya disini karena ambisi dan gagasan yang membuat saya tertarik,”tutupnya mengakhiri.

Serangan Rasial, Warnai Laga Tottenham Hotspur Vs Chelsea

pada pekan lanjutan kompetisi Premier League yang mempertemukan Tottenham Hotspur Vs Chelsea, harus diwarnai dengan serangan rasisme. Aksi yang telah mencoreng citra sepakbola Inggris ini sendiri menimpa Antonio Rudiger, bek andalan The Blues ini menjadi korban dari serangan rasial dari oknum suporter tak bertanggung jawab dari tuan rumah.

Serangan rasial yang menimpa Antonio Rudiger, diketahui terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-63. Bahkan Rudiger mengakui jika telah menjadi korban rasisme, yakni mendengarkan fans menirukan gerakan gestur monyet.

Sementara Rudiger langsung melaporkan hal itu wasit pertandingan, ini pun sesuai prosedur yang telah diterapkan FIFA. Pihak Tottenham Hotspur sendiri langsung memberikan imbauan melalui pengeras suara untuk tidak melakukan aksi rasial.

“Dia (Antonio Rudiger) mendatangi saya, dan mengatakan bahwa dia telah mendengar rasisme yang ditujukan kepadanya. Jadi saya membantunya untuk melaporkan kejadian ini kepada wasit laga, ini tentunya sangat disayangkan dengan aksi ini. Kita seharusnya menghentikan perbuatan rasial daripada mengikutinya,”ungkap Cesar Azpilicueta, sebagai kapten tim Chelsea.

Terkait rasial yang telah menimpa pemain Chelsea ini, pihak Tottenham Hotspur siap membantu untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Sementara pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) telah menuntut pemerintah untuk ikut menyelidiki rasisme tersebut.

“Segala aksi rasialisme tidak bisa kami toleransi, tentunya kami tidak membiarkan aksi ini terjadi lagi di stadion kami. Kami menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius dan akan mengambil tindakan paling kuat terhadap individu yang ketahuan melakukan ini, termasuk larangan masuk stadion,” ungkap dari pernyataan resmi dari Tottenham Hotspur.

Dalam laga ini sendiri, Chelsea keluar sebagai pemenang setelah menaklukan Tottenham Hotspur 2-0. Kemenangan ini membuat The Blues mampu mempertahankan posisinya di peringkat empat klasemen, sementara kekalahan ini membuat The Lillywhites harus gagal memperkecil selisih poin dengan Chelsea, dan tetap berada di peringkat ke-7 klasemen dengan torehan 26 poin.

Mohamed Salah Pemain Terbaik Piala Dunia Antarklub 2019

Keberhasilan dari Liverpool dalam menjuarai Piala Dunia Antarklub musim 2019/2020, juga menjadi berkah bagi Mohamed Salah. Winger asal Mesir ini telah meraih gelar pemain terbaik pada turnamen itu, meskipun gagal mencetak satu gol.

Liverpool dipastikan sebagai juara baru pada Piala Dunia Antarklub musim 2019 ini, setelah mengalahkan Flamengo dengan skor 1-0 pada partai final tersebut. Gol semata wayang dari The Reds, berhasil dipersembahkan oleh Roberto Firmino.

Setelah berakhir pertandingan dan Liverpool keluar sebagai pemenang, Mohamed Salah juga meraih penghargaan pemain terbaik di ajang tersebut. Sementara penghargaan yang diraih oleh Salah, yakni Golden Ball dan Alibaba Cloud Player of The Tournament.

“Performa Mohamed Salah, telah menjadi ancaman yang konstan terhadap lawan tim. Meskipun tidak berhasil mencetak gol, namun penghargaan menjadi bukti kualitas permainan nya. Ini yang mungkin diakui oleh ribuan penggemar yang hadir di laga final itu, dan bersorak untuk setiap sentuhan bola yang dilakukan nya,”ungkap pernyataan resmi FIFA.

Mohamed Salah tak berhasil untuk mencetak satu gol pun, dalam kompetisi Piala Dunia Antarklub. Hal ini dapat dilihat dari dua laga semifinal dan final Liverpool, namun performanya dan satu assistnya di semifinal juga menentukan penghargaan ini diraih.

Sementara gol-gol Liverpool dicetak oleh para pemain lain, yakni Naby Keita dan Roberto Firmino yang menjadi pencetak gol dalam kemenangan atas Monterrey. Pada final Piala Dunia Antarklub, Firmino juga mencetak satu gol sekaligus menjadikan nya sebagai man of the match.

Lencana Juara Dunia Klub, Resmi dilepas Real Madrid

Real Madrid harus melepaskan dari lencana juara klub yang melekat pada jersey mereka, logo ini tak lagi menghiasi jersey klub pada kompetisi akhir pekan ini. Liverpool atau Flamengo menjadi kandidat selanjutnya setelah keduanya berhadapan di final Piala Dunia Antarklub 2019.

Logo ini diketahui, diberikan oleh FIFA kepada tim yang mampu memenangi Piala Dunia Antarklub. Real Madrid merupakan tim terakhir yang mengenakan lencana berwarna emas ini, dan sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Lencana juara dunia klub memang melekat pada jersey Real Madrid sebagai juara bertahan Piala Dunia Antarklub. Logo ini menghiasi Jersey Los Blancos sejak tahun 2016, setelah sebelumnya memenangi Piala Antarklub kontra Kashima Anters.

Real Madrid mampu mempertahankan titel itu pada tahun berikutnya, usai menaklukan Gremio diperebutann Piala Dunia Antarklub musim 2017. Kemudian tahun 2018, Real Madrid kembali mempertahankan gelar untuk ketiga kalinya setelah menaklukan Al Ain dengan skor 4-1.

Menurut hasil lasiran dari AS, mengklaim jika lencana juara dunia klub telah digunakan Real Madrid dalam 176 pertandingan. Jumlah itu pun menjadi rekor terlama yang pernah dipegang oleh suatu klub.

Sementara laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid vs Barcelona, Kamis (19/12/2019) menjadi terakhir kalinya logo ini terpanpang pada jersey klub. Hal ini tak terlepas dari Liverpool Vs Flamengo yang saling berhadapan di final Piala Dunia Antarklub, laga ini pun akan menentukan juara baru selanjutnya.

Liverpool diketahui merupakan Jawara dari Liga Champions, sementara Flamengo merupakan jawara dari Copa Libertadores, kedua bertemua di final Piala Dunia Antarklub musim 2019, Mimggu (22/12/2019). Siapa pun yang berhasil menang di final itu pun, berhak untuk memakai lencana emas dari juara dunia klub di jerseynya.

Demi Meresmikan Arteta, Arsenal Tunda Jumpa Pers

Seperti diketahui bahwa Arsenal telah membatalkan konferensi pers, menjelang laga menghadapi Everton. Hal ini dilakukan The Gunners, demi meresmikan Mikel Arteta sebagai kepala pelatih yang baru tim.

Menurut laporan dari Metro, Arsenal dijadwalkan melakukan jumpa pers rutin jelang pertandingan pekan ke-18 Liga Inggris melawan Everton pada Kamis (19/12) di London Colney. Namun kegiatan tersebut mundur menjadi hari Jumat besok, tepat sehari sebelum laga.

Hal ini dilakukan agar Arsenal bisa terlebih dahulu melakukan pengenalan resmi Mikel Arteta sebagai pelatih baru. Hal ini dilakukan juga, agar Freddie Ljungberg yang merupakan caretaker tim, tidak dijejali pertanyaan terkait masa depan nya dan juga masalah pelatih baru.

Sementara ini, Mikel Arteta masih terlihat mendampingi Pep Guardiola. Dirinya hadir kala Manchester City melawan Oxford United di Piala Liga Inggris, Kamis (19/12) dini hari WIB.

Walaupun Manchester City diyakini bakal melepaskan Mikel Arteta ke Arsenal, meskipun pendekatan yang dilakukan Arsenal salah. Menurut kabar dari internal The Citizens, The Gunners belum melakukan pendekatan resmi.

Mikel Arteta dikabarkan sudah menyetujui tawaran kontrak selama tiga setengah tahun. Bahkan dirinya akan menerima gaji sekitar 5 juta Poundsterling per tahun, namun belum bisa dipastikan apakah Arteta akan memimpin Arsenal di laga versus Everton.

Karena Lukisan Monyet, Kompetisi Serie A di Kritik

Kampanye antirasisme yang menggunakan lukisan monyet oleh kompetisi Serie A, akhir menimbulkan polemik dan juga kecamanan publik luas. Terkait hal ini pun, chief executive Serie A, yakni Luigi De Siervo langsung meminta maaf atas kejadian yang tidak disengaja itu.

Menurut kabar yang dilansir oleh Sky Sports, De Siervo hanya memamerkan lukisan-lukisan di markas Serie A di Milan hanya untuk memerangi rasisme. Lukisan yang dianggap telah menyinggung banyak pihak, segera digantikan dan menggantinya dengan yang baru.

“Tentunya kami ingin meminta maaf atas karya seni yang telah kami tampilkan ini (Lukisan Monyet). Tentunya saya juga menyadari jika ini telah menyinggung pihak lain, hal ini sungguh tidak pantas,”ungkap dari Siervo terkait lukisan itu.

“Anda tidak perlu mempertanyakan kami terkait sikap Serie A dalam memerangi segala bentuk diskriminasi dan juga rasisme. Tentunya kami berkomitmen untuk bisa menghapusnya dari kompetisi yang kita cintai ini,”tambahnya lagi.

“Serie A saat ini sedang mengurus kampanye antirasisme yang baru, dan tidak ada hubungannya dengan karya seni milik Simone Fugazzotto. Karya seni yang baru akan ditampilkan pada akhir Februari mendatang,” sambungnya.

Seperti diketahui bahwa Serie A sempat merilis karya seni lukisan milik seniman Simone Fugazzotto berupa tiga wajah monyet dengan corak bola, ini dilakukan demi wujud perlawanan dari rasisme. Lukisan dari ketiga monyet ini mewakili ras yang beragam, yakni monyet dari Barat, Asia, dan Afrika.

Walaupun memiliki niat yang baik, namun apa yang dilakukan Serie A malah menuai kritikan, kemarahan, hingga klub. Diketahui bahwa monyet memang menjadi hewan yang digunakan suporter di Italia untuk menghina pemain sepakbola yang berkulit hitam.

Pada kompetisi Serie A musim ini, sejumlah pemain sudah menerima hinaan dan juga rasisme dari segelintir oknum suporter. Mereka diantara nya adalah Mario Balotelli, Romelu Lukaku, Frank Kessie, dan Chris Smalling.

Kamis Atau Jumat Depan, Ancelotti Gabung ke Everton

Carlo Ancelotti bakalan kembali lagi merasakan atmosfer dari kompetisi Premier League. Pelatih berusia 60 tahun ini pun, diyakini akan segera menangani Everton di pekan ini juga.

Everton saat ini tidak memiliki pelatih, setelah Marco Silva didepak dari kursi kepelatihan tim pada awal Desember 2019. Duncan Ferguson kemudian ditunjuk sebagai caretaker tim, dan mengembangkan tugas pertama saat Everton berhadapan dengan Leicester City di Piala Liga, Kamis (19/12/2019) dinihari WIB.

Namun Duncan Ferguson tak akan lama melatih Everton, setelah Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih tetap klub. Menurut Sky Sports, Ancelotti diklaim telah mencapai kesepakatan dengan The Toffees pada senin (16/12/2019) malam waktu setempat.

Pada hari kamis (19/12/2019) atau Jumat (20/12/2019), Carlo Ancelotti diyakini akan diperkenalkan sebagai pelatih baru Everton. Ancelotti pun bisa langsung memimpin latihan tim, sebelum menandai debutnya saat menjamu Arsenal, yang kemungkinan juga ditangani oleh pelatih baru, Mikel Arteta.

Carlo Ancelotti sejak dari awal memang masuk dalam target utama pemegang saham terbesar Everton Farhad Moshiri dan chairman Bill Kenwright. Hal ini tak lama setelah Ancelotti dipecat Napoli, pada pekan kemarin.

Carlo Ancelotti masuk dalam daftar pelatih baru Everton, tak terlepas dari keberhasilan nya membawa Chelsea menjuarai Premier League, Piala FA, dan Community Shield tahun 2009-2011. Don Carletto juga memenangi tiga kali Liga Champions, serta memiliki pengalaman dengan melatih berbagai klub-klub top eropa.

Sementara pihak Everton belum mau berkomentar banyak, dan membantah kabar itu. Pihak klub masih belum mau memberikan keputusan terkait pelatih pengganti dari Marco Silva.

“Kami ingin menyampaikan jika saat ini kami belum membuat tawaran kontrak, serta tidak ada kandidat yang memilih untuk mundur. Namun saat ini kami masih mencari manajer baru, dan kami juga telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah kandidat,”ungkap dari pihak Everton.

“Prioritas kami saat ini, melakukan penunjukan ini (pelatih baru) dengan sangat cermat. Jadi kami hanya fokus dan ini yang bisa kami sampaikan,”tambah lagi pernyataan klub.