Resmi, Watford Pecat Quique Sanchez Flores c

Kompetisi Premier League kembali lagi memakan korban pemecatan pelatih, kali ini Watford United menjadi klub yang memecat pelatih timnya, yakni Quique Sanchez Flores. Pelatih berusia 54 tahun ini pun menjadi korban ketiga dari pemecatan pelatih, pada kompetisi musim ini.

Pemecatan yang dilakukan Watford tak lama setelah kekalahan 1-2 dari Southampton pada laga lanjutan Premier League, Mimggu (1/12/2019). Sementara pengumuman itu pun disampaikan melalui laman resmi klub, diwaktu yang bersamaan.

“Kami dengan menyesal harus menyampaikan, terkait Watford Footbaal Club yang harus berpisah dengan Quique Sanchez Flores,”ungkap pernyataan resmi Watford melalui laman resminya.

Quique Sanchez Flores selama membesut Watford dikompetisi Premier League musim ini, diketahui gagal total. Hingga pekan ke-14 ini, The Hornets julukan bagi klub ini harus terlempar ke zona degradasi dengan torehan delapan poin dari satu kemenangan, lima kali hasil imbang, dan sisanya menelan kekalahan.

Sementara pemecatan dari pelatih asal Spanyol ini, hanya berselang dua bulan sejak resmi menangani Watford. Diketahui, pelatih berusia 54 tahun ini ditunjuk untuk menggantikan posisi Javi Garcia pada 7 September silam.

Setelah didepaknya Quique Sanchez Flores, pihak manajemen klub belum menemukan sosok pelatih barunya. Namun menurut klaim dari The Guardian eks pelatih dari Brighton and Hove Albion, yakni Chris Hughton, masuk calon kandidat kuat pengganti posisi Flores.

Menariknya pemecatan Quique Sanchez Flores oleh Watford, telah membuatnya menjadi pelatih ketiga yang mengalami hal itu. Diketahui sebelumnya ada Mauricio Pochettino yang didepak Tottenham Hotspur, kemudian disusul oleh Unai Emery yang mengalami pemecatan oleh Arsenal.

UEFA Resmi Rilis Hasil Undian Grup Euro 2020

Pihak tertinggi sepakbola Eropa atau UEFA, resmi telah menggelar undian pembagian grup untuk Euro 2020. Menariknya, dalam pembagian ini telah tercipta grup neraka dimana ditempati oleh Jerman, Portugal, dan serta Prancis.

Undian hasil drawing ini sendiri digelar di Burcharest, Rumania. Ada sekitar 20 tim yang telah lolos ditambah dengan empat tim lagi yang masih berjuang di playoff yang akan terbagi ke dalam enam grup, tim-tim yang terdiri dari 24 negara ini sendiri akan menempati empat pot di Euro 2020.

Namun dalam pembagian grup ini, diketahui ada sebuah peraturan khusus yang telah dilakukan oleh pihak UEFA. Dimana peraturan itu adalah Rusia dan Ukraina tidak boleh satu grup, hal ini tak terlepas dari ketegangan politik yang tengah menyelimuti kedua negara tersebut.

Sementara dalam pembagian grup ini diketahui telah tercipta grup neraka, yakni Grup F. Dimana timnas Jerman terpilih, kemudian disusul oleh jawara Piala Dunia 2018 yakni Prancis, dan Portugal ikut juga bergabung dalam grup neraka tersebut.

Selain itu juga undian hasil Grup D, juga berpotensi untuk menjadi grup neraka. Hal ini tak terlepas dari Timnas Inggris yang harus satu grup dengan Kroasia, Republik Ceko, dan pemenang playoff C nantinya.

Namun pembagian untuk Grup B, relatif enteng untuk tim-tim menempati nya. Pasalnya dalam Grup B, Belgia hanya akan satu grup dengan Russia, Finlandia, kemudian Denmark.

Jarang Dimainkan, Arturo Vidal Ancam Hengkang Dari Barcelona

Kesempatan untuk selalu tampil starter dari Arturo Vidal, kini semakin tipis. Terkait situasi yang tengah dialaminya tersebut, Vidal secara terang-terangan telah mengultimatum untuk bisa pergi dari Barcelona.

Pada kompetisi musim ini pun, kesempatan untuk Arturo Vidal tampil semakin menurun saja. Total dirinya hanya diberikan kepercayaan tampil sebanyak empat kali saja, yakni tiga kali di La Liga dan sekali di Liga Champions.

Meskipun kesempatan tampil yang sedikit, namun Arturo Vidal mampu menunjuk kan performa yang memuaskan. Total dirinya mampu menyumbangkan empat gol dari empat laga pertandingan saja, dirinya pun menjadi pemain produktif dalam urusan mencetak gol.

Sementara Arturo Vidal secara terangan-terangan telah membuat ancaman langsung kepada pihak Barcelona. Bahkan dirinya siap untuk pergi, dan mendengarkan tawaran klub lain jika tak juga ada perkembangan signifikan terkait statusnya di skuat Ernesto Valverde.

“Saya selalu mencintai klub ini, tentunya saya juga ingin tetap berada disini. Namun situasi ini membuat saya harus realistis,”ungkap dari Arturo Vidal melalui TV3.

“Jika saya terus dianggap tidak penting disini, mungkin ini saatnya saya mengambil keputusan. Tentunya ini menjadi keputusan saya untuk pergi dan mencari kesempatan lain dimana saya dianggap lebih penting,”tegasnya lagi.

Situasi yang tengah dialami Arturo Vidal sendiri, tak terlepas dari kedatangan Frenkie De Jong pada musim panas kemarin. Bahkan Ernesto Valverde lebih mempercayai De Jong dibandingan Vidal.

Resmi, Unai Emery Lengser Dari Kursi Kepelatihan Arsenal

Spekulasi terkait masa depan dari Unai Emery bersama Arsenal, akhirnya telah terjawab sudah. Secara resmi eks pelatih Paris Saint Germain ini telah lengser dari kursi kepelatihan The Gunners.

Arsenal sendiri menunjuk Unai Emery sebagai pelatih barunya, pada tahun 2018 silam. Kala itu, pelatih asal Spanyol ini resmi ditunjuk untuk menggantikan Arsene Wenger yang mundur dari kursi kepelatihan The Gunners.

Namun sejak masa kepemimpinan nya, begitu banyak tekanan yang harus dialami Unai Emery. Performa tim terus menurun dratis sejak ditangani oleh pelatih asal Spanyol tersebut.

Terkait kondisi tersebut pun, Arsenal akhirnya resmi untuk memutuskan kerjasamanya dengan Unai Emery. Pihak klub secara resmi juga telah mengumumkan terkait hal ini melalui situs resmi The Gunners.

“Pihak kami (Arsenal) telah memutuskan untuk berpisah dengan Unai Emery, juga seluruh tim dari kepelatihan dia juga,”ungkap dari pernyataan resmi klub melalui situs resminya.

Sementara waktu ini pun, Arsenal akan segera menunjuk pelatih baru nantinya. Kursi kepelatihan tim pun resmi dipercayakan kepada asisten pelatih The Gunners, yakni Freddie Lljunberg.

“Sebagai penggantinya, sementara waktu kami akan menunjuk Freddie Lljunberg sebagai pelatih interim tim. Tentunya kami sangat percaya dengan kemampuan Lljunberg dalam membawa tim lebih baik lagi,”tambah pernyataan klub lagi.

Terkait berpisahnya Arsenal dengan Unai Emery, pihak klub melalui perwakilan nya yakni Josh Kroenke juga tak lupa mengucapkan terima kasih untuk Unai Emery. Berharap Emery bisa lebih sukses lagi, meskipun tidak bersama The Gunners lagi.

“Tak lupa kami ingin menyampaikan rasa terima kasih mendalam untuk masa kepemimpinan Unai Emery dan koleganya. Mereka telah bekerja keras untuk membantu tim ini kembali bersaing di level yang sangat kami harapkan,”ungkap dari Kroenke.

“Kami mendoakan semoga Unai Emery dan timnya bisa lebih sukses lagi dimasa depan, meskipun tak lagi bersama kami,”tambahnya lagi.

Dortmund Larang Jadon Sancho Bicarakan Masa Depannya Ke Media

Seperti yang telah diketahui bahwa masa depan dari Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund tengah dispekulasikan. Hal ini juga menimbulkan tanda tanya besar terkait kelanjutan masa depan nya, Sancho sendiri masih belum mau angkat suara terkait situasinya.

Laga lanjutan Liga Champions, Kamis (28/11/2019) dinihari WIB, Borussia Dortmund harus menelan kekalahan 1-3 di markas Barcelona. Jadon Sancho sempat diturunkan sebagai pemain pengganti, kemudian mencetak satu gol untuk tim nya.

Setelah laga berakhir Jadon Sancho seperti biasanya melewati dari mixed zone, namun saat itu dirinya tidak melayani pertanyaan wartawan yang menunggunya. Sancho hanya mengungkapkan jika dirinya dilarang untuk berbicara kepada media terkait masa depan nya.

Sementara pengakuan dari Jadon Sancho ini muncul setelah pelatih dari Borussia Dortmund, Lucien Favre, mengungkap alasan Sancho dicadangkan. Menurut Favre, Sancho mulai tidak fokus setelah dispekulasikan masa depan nya.

“Saya sebelum laga berlangsung, saya sudah menjelaskan kepadanya (alasan tidak tampil starter) permasalahan ini,”ungkap dari Favre dilansir oleh Mirror.

“Saya berkata kepadanya, jika laga ini akan benar-benar sulit di markas Barcelona. Tim butuh pemain yang bisa fokus dan bermain dengan benar,”tambahnya lagi.

Jadon Sancho memang menghadapi situasi yang cukup sulit bersama Borussia Dortmund. Tak hanya menjadi pemain cadangan saat berhadapan dengan Barcelona, namun dirinya tidak bermain penuh saat berhadapan Bayern Munchen beberapa pekan silam.

Sementara hubungan Sancho dan Favre memang sedang tak harmonis, ini pun menjadi kabar santer terkait rencana nya hengkang pada musim dingin nanti. Pemain berusia 19 tahun ini memang dikaitkan dengan sejumlah klub top eropa, seperti Liverpool, dan Manchester United.

Golden Boy Award 2019, Resmi Diraih Joao Felix

Joao Felix mampu meraih penghargaan Golden Boy Award untuk musim 2019/2020. Keberhasilan pemain yang masih berusia 20 tahun untuk meraih Golden Boy setelah sebelumnya menyisihkan kandidat kuat peraih penghargaan seperti, Jadon Sancho, Kai Havert, dan serta Erling Haaland.

Joao Felix memang tampil gemilang saat masih berseragam Benfica pada musim lalu, total berhasil mencetak 15 gol dan tujuh assist. Sementara penampilan impresifnya yang akhirnya membuat Atletico Madrid kepincut mendatangkan nya, serta harus mengelontorkan dana mencapai 126 juta euro untuk merekrutnya.

Resmi bergabung bersama Atletico Madrid, penampilan nya sendiri tidak menurun. Dari 13 laga nya bersama Los Rojiblancos, pemain berusia 20 tahun ini mampu mengemas tiga gol dan satu assist.

Sementara penampilan nya di dua musim tersebut, turut mengantarkan Joao Felix untuk meraih penghargaan Golden Boy Award. Penghargaan ini berhasil diraih usai Felix berhasil mengumpulkan 332 poin, serta mengalahkan kandidat pemain lain nya.

Mereka diantaranya adalah, Jadon Sancho dengan total 175 poin, Kai Havert dengan perolehan 75 poin, dan serta Erling Haaland dengan 74 poin. Sementara dari 40 suara, 25 suara menjadi milik Felix.

Golden Boy Award yang telah digelar sejak 2003, diketahui telah banyak diraih oleh sederet pemain-pemain top dunia. Tahun lalu penghargaan ini sendiri jatuh kepada Matthij De Ligt, dimana sang pemain masih memperkuat Ajax Amsterdam.

Golden Boy Award ini pun diketahui merupakan sebuah penghargaan yang diadakan oleh surat kabar Italia, yakni Tuttosport. Sementara penghargaan ini juga ditujukan untuk setiap pemain yang berusia dibawah 21 tahun, dimana tampil impresif di kompetisi Eropa.

Posting jersey Hammarby, Tanda Ibrahimovic Punya Klub Baru

Diketahui bahwa Zlatan Ibrahimovic secara tiba-tiba telah mempositng video jersey Hammarby, jersey ini sendiri bertuliskan namanya dibagian punggung. Hal ini sendiri semakin menimbulkan tanda tanya, apakah memang ibracadabra julukan bagi Ibrahimovic telah menemukan klub barunya.

Masa depan Zlatan Ibrahimovic memang tengah dispekulasikan setelah kontraknya bersama LA Galaxy telah berakhir, bahkan sejumlah klub papan atas Eropa dikaitkan dengan nya. Tottenham Hotspur, AC Milan, dan Bologna sempat menjadi tim paling serius untuk mendatangkan penyerang veteran tersebut.

Namun disaat masa depan nya masih abu-abu, secara tak terduga Zlatan Ibrahimovic malah posting video berdurasi pendek melalui akun Instagramnya. Hal ini telah membuat tanda tanya besar, mengingat dirinya memang masih menggangur dan belum juga menemukan klub baru.

Sementara dalam postingan video ini sendiri, muncul dari jersey klub Hammarby yang bercorak hijau putih. Menariknya dalam jersey ini, dibagian belakangnya terdapat nama pemain yang telah berusia 38 tahun tersebut.

Terkait hal ini, pihak klub dari Hammarby atau Ibrahimovic belum membuat pernyataan resminya. Namun beberapa media menyakini jika Ibracadabra tidak akan bergabung dengan klub tersebut, melainkan akan membeli klub asal Swedia.

Prediksi Laga Manchester City Vs Shakhtar Donetsk

Manchester City segera berhadapan dengan Shakhtar Donetsk dalam kompetisi lanjutan fase penyisihan Grup C liga Champions, Rabu (27/11/2019) dinihari WIB. Laga ini sendiri cukup bagi The Citizens, pasalnya jika meraih kemenangan maka mereka bisa maju ke babak selanjutnya.

Manchester City dalam laga ini, hanya membutuhkan satu poin saja agar bisa melangkah ke babak 16 besar Liga Champions. Meskipun begitu, tim skuat asuhan Pep Guardiola tetap ingin meraih kemenangan demi melanjutkan tren nya.

Meskipun Manchester City hanya bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Atalanta. Namun hal ini tak mengurangi fakta jika The Citizens memang paling dominan di Grup C, total tiga kemenangan, sekali hasil imbang tanpa mengalami kekalahan.

Total catatan ini telah membuat Manchester City berhasil mengoleksi 10 poin dari empat laga yang telah dimainkan. The Citizens sendiri unggul lima poin dari Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb yang berada di posisi kedua dan ketiga klasemen Grup Cashback.

Sementara pertemuan ini pun, Manchester City jauh diunggulkan dibandingkan Shakhtar Donetsk. Hal ini dibuktikan statistik dua pertemuan terakhirnya di Etihad Stadion dimana mereka selalu mengalami kekalahan, dua lawatan terakhir ini pun berakhir dengan jumlah kebobolan gol yang banyak.

Manchester City kemungkinan tak bisa diperkuat oleh Leroy Sane, Aymeric Laporte, dan Oleksandr Zinchenko, yang tengah berkutit dengan cederanya. Sementara Sergio Aguero, David Silva, dan Rodrig kemungkinan dicadangkan mengingat cedera dialami setelah laga kontra Chelsea.

Sementara head to head kedua tim ini, sejauh ini Manchester City dan Shakhtar Donetsk telah lima kali berhadapan. The Citizens sendiri lebih dominan dalam lima kali pertemuan, dimana empat kali meraih hasil kemenangan, dan sekali mengalami kekalahan.

Perkiraan Pemain Manchester City vs Shakhtar Donetsk:

Manchester City: Ederson; Walker, Otamendi, Stones, Mendy; Gundogan, Rodri, De Bruyne; Mahrez, Jesus, Sterling.

Shakhtar Donetsk: Pyatov; Dodo, Kryvtsov, Khocholava, Ismaily; Patrick, Stepanenko; Tete, Kovalenko, Taison; Boryachuk.

5 Laga Terakhir Manchester City

24/11/2019 Manchester City 2-1 Chelsea
10/11/2019 Liverpool 3-1 Manchester City
07/11/2019 Atalanta 1-1 Manchester City
02/11/2019 Manchester City 2-1 Southampton
30/10/2019 Manchester City 3-1 Southampton
5 Laga Terakhir Shakhtar Donetsk

23/11/2019 Shakhtar Donetsk 4-1 FC Lviv
10/11/2019 Shakhtar Donetsk 1-0 Dinamo Kyiv
07/11/2019 Dinamo Zagreb 3-3 Shakhtar Donetsk
02/11/2019 Karpaty 0-3 Shakhtar Donetsk
31/10/2019 Dynamo Kyiv 2-1 Shakhtar Donetsk.

Sementara prediksi laga ini, Manchester City diyakini akan menang dengan skor telak. Skor akhirpun diprediksi 4-0 untuk kemenangan telak The Citizens.

Resmi, Flamengo Juara Copa Libertadores Musim 2019

Laga final Copa Libertadores yang mempertemukan Flamengo Vs River Plate, berjalan dengan dramatis. Namun tim wakil dari Brasil ini memastikan sebagai pemenang Copa Libertadores, setelah menang 2-1 atas wakil dari Argentina tersebut.

Soccer Football – Copa Libertadores – Final – Flamengo v River Plate – Monumental Stadium, Lima, Peru – November 23, 2019 Flamengo’s Diego Alves, Everton Ribeiro and Diego lift the trophy with team mates as they celebrate after winning the final REUTERS/Henry Romero

Final dari Copa Libertadores yang mempertemukan Flamengo Vs River Plate, berlangsung di Stadion Monumental, Lima, Peru, Minggu (24/11/2019) dini hari WIB. Laga final ini pun menjadi pertama kalinya gelar Copa Libertadores menggunakan sistem single match saja, sebelumnya selalu menggunakan format home-away.

River Plate yang berstatus jawara pada musim lalu, sempat berhasil untuk unggul terlebih dahulu melalui Rafael Santos Borre dimenit ke-14. Gol ini tercipta setelah kesalahan bek Flamengo yang coba menghalau umpan tarik dari lawan nya.

Keunggulan 0-1 River Plate, sebenarnya hampir bertahan hingga menit akhir pertandingan. Namun gelar juara yang sudah didepan sirna, setelah Gabriel Barbosa menjadi pahlawan bagi Flamengo.

Eks pemain dari Inter Milan ini berhasil membobol gawang River Plate tepat laga berjalan pada menit ke-89, usai menuntaskan umpan sempurna Giogian De Arrascaeta. Tak berlangsung lama, tiga menit tambahan waktu Gabigol kembali mencetak gol lagi.

Dua gol dari Gabigol juga memastikan kemenangan Flamengo menang 2-1 atas River Plate, sekaligus mengunci gelar juara Copa Libertadores 2019. Keberhasilan meraih gelar juara ini menjadi kedua kalinya untuk mereka setelah pernah meraihnya pada tahun 1981.

Flamengo juga memastikan diri sebagai wakil dari CONMEBOL yang akan tampil di Piala Dunia Antar Klub 2019. Turnamen ini diketahui akan berlangsung di Qatar, pada 11-21 Desember 2019 nanti.

Flamengo dipastikan berhadapan dengan Liverpool (UEFA), CF Monterrey (CONCACAF), Hienghene Sport (OFC), Esperance de Tunis (CAF) dan Al-Sadd SC (tuan rumah) pada ajang tersebut. Sementara satu tempat lagi, diperebutkan Al Hilal dan Urawa Red Diamonds yang tengah memperebutkan gelar Liga Champions Asia atau AFC.

Gabung Barcelona, Karir Aubameyang Akan Berakhir

Belum ini muncul kabar terkait Barcelona yang menginginkan penyerang milik Arsenal, yakni Pierre Emerick Aubameyang. Namun Craig Burley memperingati Aubameyang untuk tidak tergoda dengan hal itu, apalagi jika dirinya gabung Blaugrana maka karirnya akan segera berakhir.

Sejak berada di Arsenal, Aubameyang memang menjadi salah satu sosok andalan lini depan tim. Berkat ketajaman di lini serang The Gunners, musim lalu dirinya berhasil meraih trofi sepatu emas EPL.

Performanya yang akhirnya membuat Barcelona diberitakan tertarik kepada Aubameyang. Tim asal Catalunya ini pun, dirumorkan siap mendaratkan penyerang asal Gabon ke Camp Nou di bulan Januari nanti.

Namun Burley percaya jika Aubameyang tak akan tergoda dan pindah ke Barcelona. Akan tetapi, jika Aubameyang setuju untuk bergabung. Maka karirnya akan berakhir dan cuma jadi penghangat bangku cadangan saja.

“Tentunya tawaran ini sangat mengiurkan, tapi dia harus tahu konsekuesinya jika kesana,”ungkap dari eks pemain Chelsea tersebut.

“Barcelona saat ini mengalami masalah di lini serang mereka, karena Antoine Griezmann digeser ke sisi kiri untuk mengakomodir Suarez dan Messi di lini serang mereka.”

Sementara Burley menilai jika Aubameyang lebih baik bertahan di Arsenal. Dirinya bakalan jauh berguna daripada memilih hengkang dari The Gunners nantinya.

“Mereka (Barcelona) tidak mungkin menginginkan pemain seperti dia. Meskipun Aubameyang terus menampilkan performa memukau. Transfer ini bukan sesuatu yang bagus untuk nya karena disana Aubameyang akan menghabiskan waktunya sebagai penghangat bangku cadangan saja,”tegasnya lagi.

Sementara kontrak Aubameyang diketahui akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, hingga saat ini pihak Arsenal masih berusaha untuk memperpanjang kontraknya. Namun penyerang asal Gabon ini masih menunda negosiasi kontraknya, karena adanya tawaran dari Barcelona.