Disponsori Nike, Liverpool Klub Penghasilan Tertinggi di Inggris

Resmi disponsori oleh Nike, Liverpool menjadi klub berpenghasilan tertinggi di Inggris. Meskipun demikian, nilai kontrak kerjasama The Reds ini masih kalah jauh dibandingkan Real Madrid dan Barcelona.

Pihak Liverpool juga telah resmi mengumumkan terkait Nike yang menjadi apparel tim untuk musim 2020/2021. Sementara kontrak ini berlaku per 1 Juli, resmi menggantikan New Balance yang merupakan sponsor The Reds sejak tahun 2015 silam.

Pihak New Balance memang berniat untuk menambahkan durasi kontrak baru dengan Liverpool karena opsi yang dimiliki. Namun, Liverpool lebih memilih kerjasama baru dengan Nike dan demi melebarkan bisnis klub di seluruh dunia.

Sementara Nike lebih berani membayar mahal, yakni per tahun mencapai 80 juta, hingga Liverpool setuju dengan kerjasama ini. Nilai kontrak tinggi ini pun, membuat kerjasama nilai kontrak tertinggi untuk sebuah klub di kompetisi Inggris.

Bahkan nilai kontrak Liverpool dengan Nike, berhasil mengalahkan nilai kontrak Manchester United dengan Adidas yang mencapai 75 juta Poundsterling. Klub asal Manchester ini pun menempati posisi kedua sebagai tim dengan nilai kontrak tertinggi di Inggris.

Di posisi ketiga ada Manchester City yang mengikat kerjasama dengan Puma sedari 2019 hingga 2029 dengan nilai 65 juta paun atau sekitar Rp 1,18 T. Arsenal dengan Adidas serta Chelsea dengan Nike mendapat bayaran Rp 1,09 T per tahun atau 60 juta paun untuk lima tahun sedari 2019.

Namun Liverpool masih kalah jauh jika dibandingkan dengan klub-klub eropa lainnya, The Reds harus puas di posisi ketiga saja. Sementara posisi pertama dan kedua berhasil ditempati oleh Real Madrid serta Barcelona yang memiliki nilai kontrak diatas 100 juta euro, kedua tim raksasa La Liga ini menjadi tim dengan nilai kontrak tertinggi sejak tahun 2016 silam.

Takumi Minamino Debut Perdana Bersama Liverpool

Seperti diketahui bahwa Takumi Minamino telah menjalani debut perdana nya bersama Liverpool. Performa dari penyerang asal Jepang ini pun, memuaskan Jurgen Klopp.

Takumi Minamino direkrut oleh Liverpool dari RB Salzburg pada bulan Desember kemarin. Dirinya pun, resmi menjadi bagian dari Liverpool per 1 Januari 2020.

Meskipun resmi bergabung bersama Liverpool, namun pemain berusia 24 tahun ini tak bisa menjalani debutnya saat timnya menghadapi Wolverhamtpn. Hal ini karena adanya regulasi dari kompetisi Premier League.

Namun akhirnya, penyerang lincah asal Jepang ini bisa juga menjalani debutnya dimana Liverpool menghadapi Everton di babak ketiga Piala FA. Dalam laga ini, Minamino diberikan kesempatan tampil stater.

Dalam debutnya, Takumi Minamino tampil bagus saat mengisi posisi sebagai penyerang tengah. Pria asal Jepang ini pun, sanggup beradaptasi dengan skema tim barunya tersebut.

Meskipun begitu, Takumi Minamino tak bermain hingga laga berakhir. Tepat pada menit ke-70, dirinya ditarik keluar dan digantikan oleh Alex Oxlade Chamberlain.

Sementara Jurgen Klopp cukup puas dengan performa yang ditunjukkan winger asal Jepang itu. Bahkan Klopp menyebut jika kemampuannya sesuai dengan ekspektasinya.

“Ia super, luar biasa, persis seperti pemain yang kami inginkan, persis seperti pemain yang kami harapkan,” kata Klopp seperti dilansir Goal International.

Dalam laga babak ketiga Piala FA, Liverpool berhasil unggul melalui gol indah Curtis Jones. The Reds akhir menang tipis 1-0 atas Everton di Piala FA.

Dejan Kulusevski Rekrutan Teranyar Juventus

Secara resmi salah satu klub raksasa Serie A, yakni Juventus telah meresmikan perekrutan Dejan Kulusevski. Namun pemain yang masih berusia 19 tahun ini, masih harus menjalani sisa musim Serie A ini bersama Parma.

Dejan Kulusevski diketahui telah resmi menjalani tes medis, Kamis (2/1/20120) pagi waktu setempat. Pemain berusia 19 tahun ini pun, resmi menandantangani kontrak yang berdurasi sampai bulan Juni tahun 2024.

Menurut kabar dari Football Italia, Juventus harus mengelontorkan dana mencapai 35 juta euro plus bonus senilai 10-15 juta euro untuk perekrutan pemain asal Swedia tersebut. Namun dirinya tetap akan berseragam Parma hingga akhir musim ini atau berakhir masa peminjaman nya.

Sementara Dejan Kulusevski begitu bahagia bisa bergabung dengan salah satu tim terbaik eropa, yakni Juventus. Bahkan pemain kelahiran dari Stockholm, Swedia ini, tak berpikir dua kali saat tawaran La Vecchia Signora datang kepada nya.

“Tentunya saya begitu bahagia bisa bergabung dengan tim kelas dunia (Juventus). Saya akan memulai 2020 dengan cara terbaik dan hanya bersama mereka,”ungkap pemain berusia 19 tahun ini melalui JTV.

“Kita tahu Juventus adalah salah satu klub terbaik dan terbesar di dunia. Semua orang tentunya ingin berkarir di sana, dan merumput bersama mereka. Jadi saat menerima kesempatan bergabung bersama Juventus, saya tidak berpikir dua kali dan ingin langsung bergabung,”tambahnya lagi.

Dejan Kulusevski sendiri menjadi incaran utama Juventus, karena serba bisa di dalam berbagai posisi di lini depan. Pemain berusia 19 tahun ini bisa tampil sebagai winger kanan, winger kiri, gelandang serang atau pun sebagai penyerang tengah.

Alisson Becker Raih Penghargaan Samba d’Or 2019

Kiper andalan milik Liverpool, yakni Alisson Becker, baru saja menyabet penghargaan pemain terbaik Brasil atau Samba d’Or2019. Penghargaan ini pun pertama kalinya diraih oleh pesepakbola berposisi sebagai penjaga gawang, ini menjadi sejarah baru bagi sepakbola Brasil juga.

LIVERPOOL, ENGLAND – Sunday, May 12, 2019: Liverpool’s goalkeeper Alisson Becker with the golden glove award for the most clean sheets after the final FA Premier League match of the season between Liverpool FC and Wolverhampton Wanderers FC at Anfield. (Pic by David Rawcliffe/Propaganda)

Alisson Becker pantas meraih penghargaan ini, mengingat performa impresifnya sepanjang musim 2019 ini. Dirinya menjadi kunci sukses Liverpool dalam meraih banyak gelar juara.

Alisson Becker bersama Liverpool, telah berhasil meraih berbagai gelar juara diantaranya adalah Liga Champions, super Europa, dan Piala Dunia Antarklub. Atas performa ini pun, kiper berusia 27 tahun ini pun meraih gelar secara individual.

Penghargaan ini diraih Alisson Becker, setelah perolehan suaranya paling banyak diantara para pemain lain. Eks kiper AS Roma meraih penghargaan ini juga, setelah mengalahkan rekan setimnya yakni Roberto Firmino yang meraih paling suara terbanyak setelah Becker.

Sementara Thiago Silva berada di posisi ketiga sebagai pemain suara terbanyak. Untuk posisi keempat berhasil ditempati oleh Fabinho yang bersinar bersama Liverpool.

Menariknya penghargaan yang diraih oleh Alisson Becker, juga menjadi penghargaan pertama untuk seorang pemain berposisi sebagai kiper. Pasalnya sejak tahun 2008 penghargaan digelar, tak ada satu pun penjaga gawang yang meraihnya dan lebih banyak diraih oleh pemain posisi penyerang atau gelandang.

AC Milan dan Zlatan Ibrahimovic Kembali Bereuni

Spekulasi terkait masa depan dari Zlatan Ibrahimovic telah terjawab, secara resmi dirinya kembali bergabung bersama AC Milan di awal musim depan. Dengan kembali bergabungnya penyerang berusia 38 tahun ini, bisa dikatakan menjadi reuni kedua bersama I Rossoneri.

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic ke AC Milan, sejatinya sudah beberapa pekan lalu berhembus kencang. Bahkan penyerang veteran ini sempat memberikan isyarat akan bergabungnya ke I Rossoneri melalui akun medsosnya.

Zlatan Ibrahimovic memang sempat berstatus bebas agen usai kontraknya berakhir bersama LA Galaxy, di akhir musim ini. Sempat dispekulasikan dengan sejumlah tim-tim Eropa, namun pada akhirnya dirinya memilih bergabung bersama AC Milan.

Sementara AC Milan secara resmi telah mengumumkan terkait bergabungnya Zlatan Ibrahimovic. Penyerang berusia 38 tahun ini, resmi dikontrak hingga akhir musim kompetisi dan disertai opsi perpanjangan kontrak selama satu musim.

Meskipun, pihak manajemen klub tidak menjelaskan dengan detail terkait kesepakatan kontrak ini. Namun diyakini jika kontrak Ibrahimovic bernilai 3,5 juta euro untuk periode enam bulan..

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic, kini hanya menunggu hasil tes medis dan proses administrasi. Rencana nya, pemain berusia 38 tahun ini akan tiba di Milan pada kamis, 2 Januari 2020 nanti.

Bergabungnya Zlatan Ibrahimovic, juga menjadi solusi bagi lini depan AC Milan yang kurang produktif. Sementara kehadiran nya pun, agar bisa menjadi mentor bagi pemain muda lain terutama Krzysztof Piatek.

Liverpool Pakai Emblem Juara Piala Dunia Antarklub di EPL

Liverpool memastikan diri untuk menggunakan logo juara piala dunia antarklub pada kompetisi Premier League di musim ini. Namun tim skuat besutan dari Jurgen Klopp hanya diperbolehkan menggunakan emblem ini, hanya sekali saja dalam sebuah pertandingan.

Liverpool diketahui, merupakan tim yang berhasil menjadi jawara dalam pagelaran Piala Dunia Antarklub 2019 ini. Keberhasilan ini setelah The Reds menaklukan Flamengo, pada babak final tersebut.

Namun kemenangan ini sendiri, diraih dengan susah payah oleh Liverpool. Pasalnya sepanjang 90 menit laga kedua tim hanya bermain imbang, sebelum Roberto Firmino menjadi penentu kemenangan atas The Reds.

Trofi piala dunia antarklub pun, bisa dikatakan menjadi piala pertama bagi Liverpool. The Reds sempat gagal untuk meraihnya pada tahun 2005 silam, setelah takluk ditangan Sao Paolo pada partai final.

Sebagai jawara baru, Liverpool memiliki hak untuk mengenakan emblem emas sebagai tanda tim yang telah meraih piala dunia antarklub. Emblem ini sendiri berasal dari pihak federasi sepakbola tertinggi di dunia atau FIFA.

Liverpool pun bisa mengenakan rencana logo ini, pada kompetisi Liga Champions. Bahkan, klub asal Merseyside ini juga mendapatkan tengat waktu menggunakan hingga ada juara baru di piala dunia antarklub.

Meskipun begitu, di Premier League tidak bisa terus digunakan karena aturan regulasi tertentu. Diketahui bahwa semua klub diwajibkan untuk mengajukan permohonan sebelum emblem terpasang pada jersey tim.

Liverpool dikabarkan bisa menggunakan logo ini pada satu pertandingan Premier League. menurut kabar dari The Telegraph, mengklaim jika The Reds diberikan izin sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan meraih piala dunia antarklub musim 2019/2020.

Sementara logo juara piala dunia antarklub, belum dipastikan akan digunakan Liverpool dalam pertandingan Premier League yang mana. Namun kemungkinan akan diterjadi saat menghadapi Leicester City, di laga Boxing Day, Jumat (27/12/2019).

Latih Everton, Bukti Ancelotti Tak Selalu Latih Tim Besar

Bergabungnya Carlo Ancelotti bersama Everton, juga ingin menepis anggapan jika dirinya hanya ingin melatih tim besar saja. Keinginan nya untuk bergabung dengan klub asal MMerseyside terjadi, karena proyek jangka panjang klub.

Everton resmi menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih pengganti dari Marco Silva yang dipecat pada Desember kemarin. Penunjukkan pelatih berusia 60 tahun ini cukup mengejutkan mengingat reputasi kepelatihan nya selama ini.

Dalam 20 tahun karier profesionalnya sebagai pelatih, dirinya terkenal akan reputasi sebagai juru taktik tim-tim besar. Sementara bergabungnya pelatih asal Italia ini bersama Everton sangat menghebohkan, pasalnya klub asal Premier League ini bukan klub yang besar dan minim prestasi.

Namun Carlo Ancelotti akhirnya menjawab keputusan nya, yang memilih gabung bersama Everton. Selain karena sejarah panjang klub, juga proyek jangka panjang klub yang sesuai dengan keinginan Ancelotti juga.

“Saya disini, juga karena sejarah yang dimiliki klub. Meskipun memang benar jika mereka selalu melihat saya melatih tim besar,”ungkap dari eks pelatih Chelsea itu.

“Mereka (Everton) sedang melakukan proyek besar. Hal dari ini juga yang akhirnya menarik saya untuk bergabung dengan mereka,”tambahnya lagi.

“Jadi tidak benar juga jika saya hanya memilih tim-tim besar, saya pernah beberapa kali melatih tim-tim dengan kualitas sedang saja. Saya disini karena ambisi dan gagasan yang membuat saya tertarik,”tutupnya mengakhiri.

Serangan Rasial, Warnai Laga Tottenham Hotspur Vs Chelsea

pada pekan lanjutan kompetisi Premier League yang mempertemukan Tottenham Hotspur Vs Chelsea, harus diwarnai dengan serangan rasisme. Aksi yang telah mencoreng citra sepakbola Inggris ini sendiri menimpa Antonio Rudiger, bek andalan The Blues ini menjadi korban dari serangan rasial dari oknum suporter tak bertanggung jawab dari tuan rumah.

Serangan rasial yang menimpa Antonio Rudiger, diketahui terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-63. Bahkan Rudiger mengakui jika telah menjadi korban rasisme, yakni mendengarkan fans menirukan gerakan gestur monyet.

Sementara Rudiger langsung melaporkan hal itu wasit pertandingan, ini pun sesuai prosedur yang telah diterapkan FIFA. Pihak Tottenham Hotspur sendiri langsung memberikan imbauan melalui pengeras suara untuk tidak melakukan aksi rasial.

“Dia (Antonio Rudiger) mendatangi saya, dan mengatakan bahwa dia telah mendengar rasisme yang ditujukan kepadanya. Jadi saya membantunya untuk melaporkan kejadian ini kepada wasit laga, ini tentunya sangat disayangkan dengan aksi ini. Kita seharusnya menghentikan perbuatan rasial daripada mengikutinya,”ungkap Cesar Azpilicueta, sebagai kapten tim Chelsea.

Terkait rasial yang telah menimpa pemain Chelsea ini, pihak Tottenham Hotspur siap membantu untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Sementara pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) telah menuntut pemerintah untuk ikut menyelidiki rasisme tersebut.

“Segala aksi rasialisme tidak bisa kami toleransi, tentunya kami tidak membiarkan aksi ini terjadi lagi di stadion kami. Kami menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius dan akan mengambil tindakan paling kuat terhadap individu yang ketahuan melakukan ini, termasuk larangan masuk stadion,” ungkap dari pernyataan resmi dari Tottenham Hotspur.

Dalam laga ini sendiri, Chelsea keluar sebagai pemenang setelah menaklukan Tottenham Hotspur 2-0. Kemenangan ini membuat The Blues mampu mempertahankan posisinya di peringkat empat klasemen, sementara kekalahan ini membuat The Lillywhites harus gagal memperkecil selisih poin dengan Chelsea, dan tetap berada di peringkat ke-7 klasemen dengan torehan 26 poin.

Mohamed Salah Pemain Terbaik Piala Dunia Antarklub 2019

Keberhasilan dari Liverpool dalam menjuarai Piala Dunia Antarklub musim 2019/2020, juga menjadi berkah bagi Mohamed Salah. Winger asal Mesir ini telah meraih gelar pemain terbaik pada turnamen itu, meskipun gagal mencetak satu gol.

Liverpool dipastikan sebagai juara baru pada Piala Dunia Antarklub musim 2019 ini, setelah mengalahkan Flamengo dengan skor 1-0 pada partai final tersebut. Gol semata wayang dari The Reds, berhasil dipersembahkan oleh Roberto Firmino.

Setelah berakhir pertandingan dan Liverpool keluar sebagai pemenang, Mohamed Salah juga meraih penghargaan pemain terbaik di ajang tersebut. Sementara penghargaan yang diraih oleh Salah, yakni Golden Ball dan Alibaba Cloud Player of The Tournament.

“Performa Mohamed Salah, telah menjadi ancaman yang konstan terhadap lawan tim. Meskipun tidak berhasil mencetak gol, namun penghargaan menjadi bukti kualitas permainan nya. Ini yang mungkin diakui oleh ribuan penggemar yang hadir di laga final itu, dan bersorak untuk setiap sentuhan bola yang dilakukan nya,”ungkap pernyataan resmi FIFA.

Mohamed Salah tak berhasil untuk mencetak satu gol pun, dalam kompetisi Piala Dunia Antarklub. Hal ini dapat dilihat dari dua laga semifinal dan final Liverpool, namun performanya dan satu assistnya di semifinal juga menentukan penghargaan ini diraih.

Sementara gol-gol Liverpool dicetak oleh para pemain lain, yakni Naby Keita dan Roberto Firmino yang menjadi pencetak gol dalam kemenangan atas Monterrey. Pada final Piala Dunia Antarklub, Firmino juga mencetak satu gol sekaligus menjadikan nya sebagai man of the match.

Lencana Juara Dunia Klub, Resmi dilepas Real Madrid

Real Madrid harus melepaskan dari lencana juara klub yang melekat pada jersey mereka, logo ini tak lagi menghiasi jersey klub pada kompetisi akhir pekan ini. Liverpool atau Flamengo menjadi kandidat selanjutnya setelah keduanya berhadapan di final Piala Dunia Antarklub 2019.

Logo ini diketahui, diberikan oleh FIFA kepada tim yang mampu memenangi Piala Dunia Antarklub. Real Madrid merupakan tim terakhir yang mengenakan lencana berwarna emas ini, dan sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Lencana juara dunia klub memang melekat pada jersey Real Madrid sebagai juara bertahan Piala Dunia Antarklub. Logo ini menghiasi Jersey Los Blancos sejak tahun 2016, setelah sebelumnya memenangi Piala Antarklub kontra Kashima Anters.

Real Madrid mampu mempertahankan titel itu pada tahun berikutnya, usai menaklukan Gremio diperebutann Piala Dunia Antarklub musim 2017. Kemudian tahun 2018, Real Madrid kembali mempertahankan gelar untuk ketiga kalinya setelah menaklukan Al Ain dengan skor 4-1.

Menurut hasil lasiran dari AS, mengklaim jika lencana juara dunia klub telah digunakan Real Madrid dalam 176 pertandingan. Jumlah itu pun menjadi rekor terlama yang pernah dipegang oleh suatu klub.

Sementara laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid vs Barcelona, Kamis (19/12/2019) menjadi terakhir kalinya logo ini terpanpang pada jersey klub. Hal ini tak terlepas dari Liverpool Vs Flamengo yang saling berhadapan di final Piala Dunia Antarklub, laga ini pun akan menentukan juara baru selanjutnya.

Liverpool diketahui merupakan Jawara dari Liga Champions, sementara Flamengo merupakan jawara dari Copa Libertadores, kedua bertemua di final Piala Dunia Antarklub musim 2019, Mimggu (22/12/2019). Siapa pun yang berhasil menang di final itu pun, berhak untuk memakai lencana emas dari juara dunia klub di jerseynya.