Derby Manchester antara Manchester City Vs Manchester United tidak hanya berjalan panas saja, namun laga ini diwarnai aksi rasisme dan pelemparan botol kepada pemain The Red Devils. Terkait hal ini pun, pihak The Citizens akan melakukan investigasi insiden tersebut.

Manchester United sendiri berhasil menang 2-1 atas Manchester City di Etihad Stadion, Mimggu (8/12) dini hari WIB, namun dinodai aksi tidak terpuji dari tim suporter tuan rumah. Insiden ini sendiri terjadi, kala tim dari The Red Devils akan melakukan tendang sudut di menit ke-68.

Fred pemain dari Manchester United yang akan mengambil tendangan sudut ini yang menerima pelemparan benda, mulai dari botol minum plastik hingga korek api yang mengenai tubuhnya. Insiden ini pun, yang akhirnya membuat wasit pertandingan sempat menghentikan laga juga.

Sementara pelemparan tidak hanya dialami oleh Fred saja, dirinya juga menerima aksi pelecehan rasial dari tribun. Diketahui ada sejumlah oknum penonton kedapatan menirukan gestur dan bersuara seperti kera ke arah pemain berusia 26 tahun itu.

Usai laga berakhir puhn, Fred langsung angkat suara terkait kejadian yang telah menimpanya. Pemain asal Brasil ini berharap agar pelaku dapat dihukum berat, terkait aksi rasisme tersebut.

“Kita masih berada di masyarakat terbelakang. Sayangnya kejadian ini terjadi di beberapa stadion, itu terjadi di sini dan juga di tempat lain,” kata Fred dikutip dari BBC.

“Ini mengecewakan, menyedihkan, namun kami harus tetap tegar dan melupakan kejadian itu. Kami tidak ingin memberikan perhatian lebih (Rasisme) karena mereka ingin kita melakukan nya,”tegasnya lagi menambahkan.

Sementara pihak Manchester City telah bekerja sama dengan pihak kepolisian Greater Manchester, demi mencari oknum tersangka tersebut. Melalui pernyataan klub, The Citizens mengutuk keras terkait insiden menimpa pemain Manchester United.