Karena Lukisan Monyet, Kompetisi Serie A di Kritik

Kampanye antirasisme yang menggunakan lukisan monyet oleh kompetisi Serie A, akhir menimbulkan polemik dan juga kecamanan publik luas. Terkait hal ini pun, chief executive Serie A, yakni Luigi De Siervo langsung meminta maaf atas kejadian yang tidak disengaja itu.

Menurut kabar yang dilansir oleh Sky Sports, De Siervo hanya memamerkan lukisan-lukisan di markas Serie A di Milan hanya untuk memerangi rasisme. Lukisan yang dianggap telah menyinggung banyak pihak, segera digantikan dan menggantinya dengan yang baru.

“Tentunya kami ingin meminta maaf atas karya seni yang telah kami tampilkan ini (Lukisan Monyet). Tentunya saya juga menyadari jika ini telah menyinggung pihak lain, hal ini sungguh tidak pantas,”ungkap dari Siervo terkait lukisan itu.

“Anda tidak perlu mempertanyakan kami terkait sikap Serie A dalam memerangi segala bentuk diskriminasi dan juga rasisme. Tentunya kami berkomitmen untuk bisa menghapusnya dari kompetisi yang kita cintai ini,”tambahnya lagi.

“Serie A saat ini sedang mengurus kampanye antirasisme yang baru, dan tidak ada hubungannya dengan karya seni milik Simone Fugazzotto. Karya seni yang baru akan ditampilkan pada akhir Februari mendatang,” sambungnya.

Seperti diketahui bahwa Serie A sempat merilis karya seni lukisan milik seniman Simone Fugazzotto berupa tiga wajah monyet dengan corak bola, ini dilakukan demi wujud perlawanan dari rasisme. Lukisan dari ketiga monyet ini mewakili ras yang beragam, yakni monyet dari Barat, Asia, dan Afrika.

Walaupun memiliki niat yang baik, namun apa yang dilakukan Serie A malah menuai kritikan, kemarahan, hingga klub. Diketahui bahwa monyet memang menjadi hewan yang digunakan suporter di Italia untuk menghina pemain sepakbola yang berkulit hitam.

Pada kompetisi Serie A musim ini, sejumlah pemain sudah menerima hinaan dan juga rasisme dari segelintir oknum suporter. Mereka diantara nya adalah Mario Balotelli, Romelu Lukaku, Frank Kessie, dan Chris Smalling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *